Minggu, 24 Oktober 2010
TDW Club - Pameran Sang Adolf Hitler di Berlin
Adolf Hitler dilahirkan di Gasthof zum Pommer, sebuah penginapan di Braunau am Inn, Austria, dekat Jerman pada 20 April 1889 sebagai anak keempat dari enam bersaudara. Ayah Adolf Hitler, Alois Hitler (1837–1903), merupakan seorang pegawai kantor bea cukai. Sedangkan ibunya, Klara Pƶlzl (1860–1907), adalah istri ketiga Alois.
Hitler kemudian berkecimpung secara langsung dalam politik dan menjadi pengurus Partai Buruh Jerman (bahasa Jerman: Deutsche Arbeiterpartei/DAP) pada bulan Juli 1921. Hitler menggunakan kebolehan berpidatonya untuk menjadi ketua partai. Dia kemudian menukar nama DAP menjadi Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (NSDAP) atau partai Nazi.
Ada Juni 1934, di malam yang dikenali sebagai Malam Pisau Panjang (bahasa Jerman: Nacht der langen Messer) Hitler membunuh semua penentangnya dalam partai Nazi yakni Roehm dan para pemimpin SA (Sturm Abteilungen). Hitler juga menyalahkan komunisme dan Yahudi atas situasi ekonomi yang buruk dan berhasil meraih dukungan militer dengan melaksanakan politik pembangunan peralatan militer Jerman.
Hitler menyalahkan, menyerang, dan membunuh orang komunis dan Yahudi karena Hitler memiliki dendam pribadi pada orang – orang komunis dan Yahudi, dendam yang menghantui selama masa hidupnya.
Sepak terjang Hitler kini di pamerkan di salah satu museum sejarah Berlin, Jerman Jumat 15 Oktober 2010. Namun, pameran yang menampilkan barang-barang peninggalan Nazi pada Perang Dunia II ini sama sekali tidak menampilkan foto Sang Fuhrer — julukan Hitler — pada masa jayanya.
Yang ada, tiga foto besar Hitler saat dia belum jadi penguasa Jerman — tanpa mengenakan atribut militer kebesarannya. Juga tidak ditemukan rekaman pidato dan barang-barang yang pernah disentuh Hitler. Bahkan, tawaran kolektor untuk memamerkan koper Hitler, ditolak mentah-mentah.
Di antara barang-barang yang dipamerkan, ada koleksi memorabilia dan propaganda Nazi. Ada yang alas gelas, kartu pos, kartu remi, mainan tentara, dan penutup lampu. Pengelola pameran, Simon Erpel mengatakan, mereka sebisa mungkin tidak ingin membangkitkan kembali ideologi Nazi dalam diri pemuda-pemuda Jerman.
Penyelenggaran butuh waktu enam tahun demi pameran ini terselenggara.
Anda dapat melihat yang artikel lainnya di:
TDW Club - Pameran Sang Adolf Hitler di Berlin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar